Koleksi Terbaru Kami

10 Manfaat Minyak Zaitun dan Efek Sampingnya


















Manfaat minyak zaitun sejak dahulu telah dahulu sangat berguna memelihara kecantikan. Tidak heran, minyak zaitun sering digunakan produsen kosmetik. Minyak zaitun berasal dari tanaman zaitun yang tumbuh di wilayah mediterania yang memberikan intensitas matahari yang banyak. Minyak zaitun sangat dikenal dalam dunia kecantikan, kuliner bahkan kesehatan. Hal ini dikarenakan kandungan nutrisi di dalam minyak zaitun tersebut.
Di setiap 100 gram minyak zaitun terdapat sejumlah nilai gizi :
  • Energi – 3701 kJ (885 kcal)
  • Karbohidrat – 0 g
  • Lemak – 100 g.
    – Jenuh (14 g)
    – Tak jenuh tunggal (73 g)
    – Tak jenuh ganda (11 g)
    – Omega-3 lemak (<1,5 g)
    – Omega-6 leak (3,5-21 g)
  • Protein – 0 g
  • Vitamin E – 14 mg (93% dari asupan harian yang direkomendasikan untuk orang dewasa)
  • Vitamin K – 62 mg (59% dari asupan harian yang direkomendasikan untuk orang dewasa)

Manfaat Minyak Zaitun

Berikut ini pemanfaatan minyak zaitun untuk kecantikan dan juga kesehatan. Kita dapat membagi khasiatnya untuk kecantikan kulit hingga untuk kesehatan tubuh.
1. Memberikan Kelembaban Alami Kulit
Orang Indonesia pada umumnya sering mengalami masalah kulit kering, sehingga dibutuhkan makanan kulit alami untuk memberikan kelembapan ekstra seperti manfaat lidah buaya. Kandungan manfaat vitamin E pada minyak zaitun ini sangat baik untuk memberikan kadar minyak alami. Caranya :
  • Bersihkan wajah sebelum memakai minyak zaitu
  • Oleskan sebelum tidur pada kulit wajah, namun Hati-hati untuk mengoleskan minyak zaitun pada daerah sensitif seperti daerah sekitar mata.
2. Mencegah Penuaan Dini
Kandungan zat linoleic acid di dalam minyak zaitun yang akan membantu, menjaga kadar air pada kulit wajah, kulit agar tidak muncul keriput pada usia dini. Kandungan antioksidan yang kaya pada minyak zaitun ini juga banyak terdapat pada :
  •  kacang hijau
  • anggur
3. Menghilangkan Noda Jerawat
Cara menghilangkan noda jerawat yang membandel secara alami, juga dapat dilakukan minyak zaitun. Cukup panaskan sebentar minyak zaitun, kemudian oleskan pada bagian wajah yang terdapat noda jerawat.
4. Anti Inflamasi
Di dalam minyak zaitun dipenuhi oleh antikosidan jenis polifenol, yang membantu melindungi sel-sel dari ancaman kerusakan. Senyawa polifenol inilah yang mengandung sifat anti inflamasi. Para ilmuwan telah banyak melakukan penelitian pada efek polifenol ini, yang termasuk baik terhadap tulang dan kesehatan pencernaan. Pada penelitian lain menunjukkan bahwa minyak zaitun ini  berpotensi terhadap peningkatan fungsi otak (kognitif) dan memori.
5. Mengontrol Tekanan darah
Menambahkan minyak zaitun dalam diet sehari-hari lebih dari 6 bulan, yang berlanjut dengan perawatan biasa, dapat mengontrol tekanan darah seperti ketimun. Pada beberapa kasus yang ditemukan, baik yang bertekanan darah rendah atau tekanan darah tinggi benar-benar dapat menurunkan takaran obat  atau menghilangkannya sama sekali. Namun, jangan dilakukan tanpa pengawasan dokter.
6. Kolesterol Baik
Minyak zaitun maseuk ke dalam daftar makanan bukan lemak jenuh dan mampu menurunkan kadar kolesterol,  kolesterol tinggi. Namun, pada beberapa penelitian menunjukkan minyak diet lainnya seperti bunga matahari dan minyak canola, memungkinkan dalam penurunan kadar LDL dan jenis kolesterol lain kolesterol yang disebut apolipoprotein B.
7. Pencegahan Kanker
Dari penelitian ditemukan bahwa adanya pengaruh bagi orang yang mengkonsumsi minyak zaitun untuk ini, menurunkan risiko terhadap terjadinya kanker kolorektal. Selain itu, untuk wanita yang menyukai penggunaan minyak zaitun ini, diduga dapat memberikan perurunan terhadap risiko terjadinya kanker payudara.
8. Pencegahan Stroke
Pada penelitian baru-baru ini menunjukkan bahwa, orang-orang yang mengkonsumsi minyak zaitun lebih rendah akan resiko penyakit stroke di kemudian hari, daripada yang tidak mengkonsumsinya sama sekali. Meskipun penilitian ini masih bersifat observasional, tapi akan dilakukan pengembangan penilitian langsung kepada objek yang mengkonsumsi ataupun tidak.
9. Lotion Rambut Alami
Rambut yang sering mengalami pengeritingan, pelurusan atau bersinggungan dengan bahan kimia seperti obat rebounding, dapat menimbulkan kerusakan rambut. Minyak zaitun dapat bekerja memberi pertahanan pada rambut, seperti lotion rambut . Caranya :
  • Oleskan minyak zaitun pada kulit kepala
  • Beri sedikit pijatan supaya meresap ke kulit kepala
  • Kemudian tutplah rambut dengan handuk selama 10 menit
Kombinasikan pemakaian minyak zaitun, dengan manfaat kuning telur atau dengan manfaat madu sebagai masker, untuk mencegah kerontokan.
10. Melebatkan Pertumbuhan Rambut
sponsored links
Minyak zaitun juga dapat membantu problem rambut yang membutuhkan nutrisi untuk melebatkannya. Manfaat alpukat yang dibuat menjadi masker rambut alami, bersama minyak zaitun menjadikan rambut lebat yang luar biasa. Cara penggunaannya juga cukup mudah, cukup oleskan masker pada rambut, kemudian diamkan sebentar hingga meresap lalu di bilas.

Manfaat Minyak Zaitun Sebagai Aromaterapi

Selain manfaat di atas, minyak zaitun banyak juga banyak digunakan sebagai minyak aromaterapi karena baunya yang khas dan wangi. Juga digunakan sebagai minyak urut/pijat dan campuran masker pada berbagai produk kecantikan. Namun waspadai juga penggunaan minyak zaitun terhadap efek sampingnya.
manfaat-minyak-zaitun
minyak zaitun

Efek Samping di Balik Manfaat Minyak Zaitun

Minyak zaitun kemungkinan aman, baik dikonsumsi secara langsung (sebagai bahan masakan) atau saat dioleskan pada kulit. Minyak zaitun ini secara aman memberikan 14% dari total kalori harian, dari sekitar 2 sendok makan (28 gram) setiap hari. Minyak zaitun telah digunakan secara aman sebagai bagian dari diet gaya Mediterania. Namun terdapat beberapa peringatan khusus bagi penggunaannya :
  • Kehamilan dan menyusui – Belum ada informasi yang dapat menjadi acuan tentang bagaimana keamanan produk zaitun bagi ibu hamil atau menyusui. Jangan gunakan minyak zaitun dalam jumlah yang lebih besar dari pada jumlah yang biasa ditemukan dalam makanan.
  • Diabetes – Minyak zaitun dapat menurunkan gula darah, sehingga penderita diabetes harus memeriksa gula darah mereka saat menggunakan minyak zaitun.
  • Operasi Bedah – Minyak zaitun dapat mempengaruhi gula darah, sehingga penggunaan minyak zaitun ini dapat mempengaruhi kontrol gula darah selama operasi. Berhenti mengkonsumsi minyak zaitun 2 minggu sebelum operasi.
Dibalik khasiat minyak zaitun untuk kesehatan yang cukup sempurna terutama sangat baik untuk jantung, jadi anda dapat mengganti konsumsi minyak anda dengan minyak zaitun.

Sumber : http://manfaat.co.id

Apa Sebagian Kenikmatan Di Surga?























Makanan dan Minuman di Surga
Imam Ahmad berkata : Telah menceritakan kepada kami Miskin bin Abdul Aziz dari ‘Asy’asy Adh-Dharir dari Sahr bin Hausyab dari Abu Hurairah, bahwasanya   Rasulullah bersabda : “Sesungguhnya penghuni Surga yang paling rendah adalah  orang yang memiliki tujuh tingkatan dan tigaratus pelayan yang mendatanginya setiap pagi dan sore dengan membawa tiga ratus piring  yang terbuat dari emas dengan berisi makanan. Bagian awal dan akhirnya sama lezatnya. Mereka membawa pula tigaratus bejana yang memiliki warna yang berbeda-beda. Bagian awal dan akhirnya sama lezatnya.”
“Dan campuran khamar murni itu adalah dari tasnim. (Yaitu) mata air yang minum daripadanya orang-orang yang didekatkan kepada Allah.” (Qs.Al Muthoffiffin : 27 – 28)


Pakaian dan perhiasan di Surga
“Mereka memaikai pakaian sutra tebal dan dipakaikan kepada mereka gelang terbuat  dari perak, dan Tuhan  memberikan kepada mereka minuman yang bersih.” (Qs. AL Insaan : 21)
Diriwwayatkan oleh Harmalah dari Ibnu Wahb dari Umar, bahwasanya Darraj (Abu Sammah) menceritakan kepadanya dari Abu Haitsam dari Abu Sa’id Al Khudri dari Nabi shallallu ‘Alaihi wa Sallam: “Sesungguhnya seseorang di Surga akan bertelekan selama tujuh puluh tahun sebelum ia bergerak. Lalu istrinya  datang kepadanya dan menepuk bahunya, iapun memandangi istrinya dan tampak olehnya mukanya di dahi istrinya lebih jelas daripada cermin. Dan sesungguhnya mutiara yang paling kecil yang dipakai istrinya dapat menerangi apa yang ada di antara timur dan barat. Lalu istrinya menyalaminya dan ia pun menjawab salam  salam itu seraya bertanya : Siapakah anda? Istrinya menjawab: “Akulah tambahan.” Dan sesungguhnya  istrinya itu memakai tujuhpuluh pakaian, dan pakaian yang paling rendah sama seperti kaca , pandanagannya menembus hingga ia dapat melihat sum-sum istrinya itu dari balik pakaiannya. Dia memakai pula mahkota. Dan mutiara yang paling kecil pada mahkota itu dapat menerangi apa yang ada diantara timur dan barat.”

Wanita Di Surga
Abu Bakar bin Abu Syaibah berkata : telah menceritakan kepada kami Ahmad bin  Thariq dari Mis’adaah bin  Ilyasa ‘ dari Sa’id bin  Abu  ‘Arubah dari  Qatadah dari Sa’id bin Musayyab dari Aisyah Radhiyallahu anha, bahwasanya Rasulullah didatangi  oleh nenek dari kaum Anshar seraya berkata : “ Wahai Rasulullah, doakanlah aku  agar masuk Surga. Maka Rasulullah  bersabda : “Sesungguhnya Surga  tidak  akan dimasuki oleh nenek-nenek. Setelah itu Rasulullah pergi  untuk menunaikan shalat,  lalu Beliau pergi  ke tempat ‘Aisyah . Maka ‘Aisyah  berkata : Wanita tadi telah menemukan kesusahan akibat perkataanmu. Rasulullah bersabda : “Demikianlah keadaanya, sesungguhnya apabila Allah memasukkan mereka ke dalam surga, niscaya akan diubah menjadi perawan.”
“Dan di dalam Surga  itu ada bidadari-bidadari yang bermata jeli. Laksana mutiara yang tersimpan baik.”(Qs. Al Waaqi’ah : 22-23)
“Sesungguhnya kami menciptakan mereka(bidadari-bidadari) dengan langsung. Dan kami jadikan mereka gadis-gadis perawan. Penuh cinta lagi sebaya umurnya.  (Kami ciptakan mereka) untuk golongan kanan.”(Qs. Al Waaqi’ah :35-38).  Yakni Allah menjadikan mereka setelah tua renta saat didunia, di Surga kembali muda serta perawan, dicintai oleh suami-suami mereka, dan usia mereka sebaya dengan golongan kanan itu.

Hubungan Biologis di Surga
Bazar berkata : telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Ma’mar dari Abu Abdurrahman bin Yazid dari Abdurrahman bin Ziyad  dari Ammarah bin Rasyid dari Abu Hurairah r.a, beliau berkata : Rasulullah ditanya : “Apakah para penghuni Surga melakukan hubungan seksual dengan isteri-isteri mereka ? Rasulullah menjawab : “Benar, mereka melakukannya dengan alat kelamin yang tak pernah kendur dan syahwat yang tak pernah berhenti.”   Dalam hadist lain disebutkan : “Seorang mukmin di surga akan diberi kekuatan seratus orang” dan sesungguhnya penghuni surga apabila selesai melakukan hubungan suami istri, maka istri-istri mereka kembali perawan.

Penghuni Surga memandangi wajah Allah Subhana wata’ala
Muhammad bin Yazid bin Majah berkata di dalam kitabnya ‘kitab sunnah” : telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Abdul Malik bin Abu Syawarib dari Abu Hashim Al Ibadani dari Al Fadhl Ar-Ruqasyi dari Ibnu  Al Munkadir dari Jabir bin Abdullah ra. Bahwasanya Rasulullah bersabda : “Disaat penghuni Surga   asyik merasakan kenikmatan yang mereka dapatkan, tiba-tiba muncul cahaya, mereka mengangkat muka-muka mereka, ternyata Allah SWT telah menampakkan wajah-Nya dengan Rahmat-Nya  dari arah atas mereka. Allah SWT berfirman : “Salam atas kamu wahai penghuni Surga.” Lalu beliau bersabda : “Yang demikian itulah makna firman Allah SWT: “(Kepada mereka dikatakan ) salam, sebagai ucapan salam dari Tuhan  Yang Maha Penyayang.” (Qs.Yaasiin(36) : 58)
Penghuni surga juga tidak tidur karena tidak ada kelelahan di dalam Surga.

Kuda di Surga
Imam Tirmidzi berkata : telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Abdurrahman dari Ashim bin  Ali Mas’udi dari Uqbah bin Al Qamah bin Khadiij dari Sulaiman bin Abu Buraidah dari bapaknya bahwasanya Rasulullah, apakah di Surga ada kuda? Rasulullah bersabda : “Sesungguhnya jika engkau dimasukkan ke Surga olehAllah, maka setiap kali engkau ingin menggunakan kuda maka engkau akan menggunakan kuda dari yakut yang merah yang akan menerbangkanmu ke mana engkau sukai.” Laki-laki itu berkata: “Wahai Rasulullah, sesungguhnya aku adalah orang yang sangat menyenangi kuda, maka apakah di Surga ada kuda?” Rasulullah bersabda: “Demi dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, sesungguhnya di dalam surga ada kuda dan onta tanpa pemilik, berjalan di sela-sela daun di Surga, penghuni surga mempergunakannya untuk saling mengunjungi ke mana saja mereka kehendaki.”(Lpat)

Sumber : www.eramuslim.com

Sebatang Pohon Kurma Di Surga

Sebatang Pohon Kurma Di Surga



















Abdullah bin Abbas Radhiyallahu Anhu. berkata, "Di rumah seseorang, ada sebatang pohon kurma. Ujung pohon kurma tersebut condong di atas rumah tetangganya yang fakir. Ketika orang itu memanjat pohon kurma untuk memetik buahnya, maka pohon kurma tersebut bergoyang-goyang dan beberapa buah kurma yang telah masak berjatuhan di pekarangan rumah tetangganya itu. Kemudian buah kurma yang terjatuh tersebut diambil oleh anak-anak tetangganya yang miskin tersebut.

Setelah selesai memetik buah kurma, orang tersebut turun, kemudian pergi menuju rumah tetangganya, lalu merampas kurma-kurma yang berada di dalam genggaman anak-anak tetangganya itu, bahkan buah kurma yang sudah dimakan pun dikeluarkan dengan cara memasukkan jari ke dalam mulutnya.

Orang miskin itu menghadap Rasulullah saw. dan mengadukan hal itu kepada beliau saw.. Setelah Rasulullah saw. mendengarkannya, beliau saw. bersabda, "Baiklah, sekarang pulanglah kamu.".



Setelah itu, Rasulullah saw. berkata kepada pemilik kurma, "Maukah kamu memberikan pohon kurmamu yang condong di atas rumah si Fulan kepadaku dengan jaminan, sebagai gantinya kamu akan memperoleh satu pohon kurma di surga?". Orang itu menjawab, "Ya Rasulullah, banyak orang yang mau membelinya, dan saya pun masih mempunyai banyak pohon kurma, tetapi saya sangat suka dengan pohon kurma yang satu ini.". Setelah berbicara demikian, ia meminta maaf karena tidak bisa memberikannya. Mendengar jawaban tersebut, Rasulullah saw. diam saja.

Ketika itu, ada orang lain yang mendengarkan pembicaraan tersebut. Setelah pemilik pohon kurma itu pergi, orang itu berkata kepada Rasulullah saw., "Seandainya saya menyerahkan pohon kurma itu, apakah saya juga mendapatkan apa yang engkau janjikan kepada pemilik kurma itu, yakni memperoleh pohon kurma di surga?".

Rasulullah saw. menjawab, "Ya, bagimu juga janji seperti itu.". Orang itu bangkit dan pergi menemui pemilik pohon kurma itu dan berkata, "Saya mempunyai kebun kurma, dan engkau dapat menjual pohon kurmamu itu dengan harga berapa saja.

Pemilik pohon kurma itu berkata, "Rasulullah saw. telah menjanjikan untuk saya satu batang pohon kurma di surga apabila saya mau menyerahkan pohon kurma ini kepada beliau. Dengan janji itu saya tetap tidak memberikannya, karena pohon kurma ini sangat saya sukai. Saya mau menjualnya, akan tetapi tidak ada yang mau membeli dengan harga yang saya inginkan.".

Orang itu bertanya, "Berapa harga yang engkau inginkan?"

Pemilik pohon kurma itu menjawab, "Saya menjualnya dengan harga 40 batang pohon kurma.".

Orang itu berkata, "Satu batang pohon kurma yang bengkok dijual seharga 40 batang pohon kurma, betapa mahalnya. Tetapi baiklah, seandainya saya bersedia membeli dengan harga tersebut, apakah engkau mau menjualnya?".

Pemilik pohon kurma. itu berkata, "Jika benar ucapanmu, bersumpahlah bahwa engkau akan memberikan 40 pohon kurma untuk menggantikan satu pohon kurma saya.". Kemudian orang itu bersumpah bahwa ia telah memberikan 40 pohon kurma sebagai ganti satu pohon kurma yang bengkok tersebut.

Sebatang Pohon Kurma Di Surga

Setelah kejadian tersebut, pemilik pohon kurma itu kembali dan berkata, "Saya tidak akan menjual pohon kurma saya ini." Orang itu berkata, "Engkau tidak mungkin mengingkari janjimu karena saya juga telah bersumpah.".

Pemilik pohon kurma itu berkata, "Baiklah, tetapi dengan syarat semua pohon itu berada di satu tempat.".

Setelah berpikir sejenak,orang itupun menjanjikan bahwa semua pohon tersebut berada dalam satu tempat. Setelah menguatkan akad jual beli, orang itu datang kepada Rasulullah saw dan berkata, "Wahai Rasulullah, saya telah membeli pohon kurma itu untuk saya berikan kepada engkau".

Rasulullah saw. pun pergi ke rumah orang fakir tersebut dan menyerahkan seluruh pohon kurma yang diterimanya kepada orang fakir tersebut. Setelah peristiwa ini, maka turunlah surat Al-Lail. (Durrul-Manstur).

Sumber : https://teguhtriatmojo.blogspot.co.id

Inilah Buah-Buah Surga yang Ada di Dunia

Inilah Buah-Buah Surga yang Ada di Bumi











Alquran dan Hadits banyak menggambarkan tentang surga, baik dari para penghuninya, kenikmatan-keikmatan di dalamnya, hingga makanan-makanan surga yang super lezat. Di dalam surga segala sesuatu halal untuk dikonsumsi, karena surga adalah tempat dari segala sesuatu yang baik.

Di surga tidak lagi ada yang namanya musim durian, musim rambutan, musim mangga dan lain sebagainya. Karena segala sesuatu yang kita inginkan ada disana. Allah telah menyediakan segalanya bagi para penghuni surga sebagai hadiah Allah kepada hamba-Nya yang pada saat di dunia senantiasa beribadah dan taat kepada segala perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.


Buah-buahan surga sangat lezat rasanya, bahkan di dalam surga saat buah dipetik maka pada saat langsung tumbuh buah baru sebagai gantinya. Kabar gembira ini sudah Allah firmankan di dalam Alquran yang ditujukan untuk orang-orang yang beriman:

"Dan sampaikanlah berita gembira kepada mereka yang beriman dan berbuat baik, bahwa bagi mereka disediakan surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya. Setiap mereka diberi rezeki buah-buahan dalam surga-surga itu, mereka mengatakan: "Inilah yang pernah diberikan kepada kami dahulu". Mereka diberi buah-buahan yang serupa dan untuk mereka di dalamnya ada isteri-isteri yang suci dan mereka kekal di dalamnya." [QS. Al-Baqarah ayat 25]

Lalu seperti apa sih buah-buahan yang ada di surga? berikut ini adalah beberapa buah-buahan surga yang ada di bumi dan sering kita jumpai di sekitar kita:

1. Buah Delima

Buah Delima

Allah SWT berfirman:

"Dan Dialah yang menjadikan kebun-kebun yang berjunjung dan yang tidak berjunjung, pohon korma, tanam-tanaman yang bermacam-macam buahnya, zaitun dan delima yang serupa (bentuk dan warnanya) dan tidak sama (rasanya). Makanlah dari buahnya (yang bermacam-macam itu) bila dia berbuah, dan tunaikanlah haknya di hari memetik hasilnya (dengan disedekahkan kepada fakir miskin); dan janganlah kamu berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan." [QS. Al-'An`ām ayat 141]

Delima adalah salah satu jenis buah yang disebutkan didalam Alquran. Didalam buah Delima ini mengandung banyak potassium yang sangat besar volumenya. Selain itu, buah ini juga mengandung mineral seperti fosfor, kalsium, besi, dan sodium serta vitaman-vitamin A, B1, B2, B3, dan C. Sodium yang bereaksi dengan potassium dapat mengatur keseimbangan air dalam tubuh dan menjaga detak jantung agar tetap normal.

2. Buah Pisang

Buah Pisang

Allah berfirman:

"Mereka berada di antara pohon bidara yang tak berduri," [QS. Al-Wāqi`ah ayat 28]

"dan pohon pisang yang bersusun-susun (buahnya)," [QS. Al-Wāqi`ah ayat 29]

"dan naungan yang terbentang luas," [QS. Al-Wāqi`ah ayat 30]
Pisang adalah buah yang paling sering kita jumpai disekitar kita. Seperti yang kita ketahui bahwa pisang adalah buah yang bergizi, mereka terdiri atas air (75%), protein (1.3%) dan lemak (0.6%). Tiap buah pisang juga mengandung karbohidrat dan potassium dalam jumlah cukup. Di samping membantu menyembuhkan banyak penyakit, pisang sangat dianjurkan untuk penyembuhan demam, gangguan sistem kerja pencernaan, kejang-kejang, dan terkilir. Tingginya jumlah potassium yang dikandungnya (0.24%) memfasilitasi pembuangan ampas dari tubuh.

3. Buah Zaitun

Buah Zaitun

"Dialah, Yang telah menurunkan air hujan dari langit untuk kamu, sebahagiannya menjadi minuman dan sebahagiannya (menyuburkan) tumbuh-tumbuhan, yang pada (tempat tumbuhnya) kamu menggembalakan ternakmu." [QS. An-Naĥl ayat 10]

"Dia menumbuhkan bagi kamu dengan air hujan itu tanam-tanaman; zaitun, korma, anggur dan segala macam buah-buahan. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar ada tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang memikirkan." [QS. An-Naĥl ayat 11]

Para peneliti telah mengakui bahwa buah zaitun selain enak rasanya ternyata juga merupakan sumber makanan sehat. Asam linoleik yang terkandung didalam buah ini ternyata sangat bermanfaat bagi ibu yang sedang menyusui.

Kekurangan asam linoleik dapat mengurangi pertumbuhan bayi dan memperbesar potensi pada timbulnya beberapa penyakit kulit. Organisasi-organisasi kesehatan, termasuk WHO, menganjurkan penduduk yang bermukim dalam masyarakat yang tingkat penderita diabetes dan arterioclerosis (penebalan saluran urat darah) tinggi supaya mengonsumsi minyak zaitun yang mengandung paling kurang 30 pesen asam linoleik. Hal ini telah menaikkan harga zaitun.

4. Buah Anggur

Buah Anggur

Allah SWT berirman:

"Lalu dengan air itu, Kami tumbuhkan untuk kamu kebun-kebun kurma dan anggur; di dalam kebun-kebun itu kamu peroleh buah-buahan yang banyak dan sebahagian dari buah-buahan itu kamu makan," [QS. Al-Mu'minūn ayat 23]

Anggur memiliki kandungan gizi yang tinggi dengan beragam vitamin dan bahan-bahan metalik, hal ini menjadikan anggur menjadi satu jenis buah-buahan yang penting. Sekitar 20 hingga 25 persen isinya adalah gula, yang dapat dengan cepat masuk ke dalam aliran darah. Karena itu, anggur baik untuk mereka yang banyak menggunakan kegiatan fisik dan mental, sebab ia menghilangkan rasa penat dan menggempur anemia.

5. Buah Kurma

Buah Kurma

"Dan di bumi ini terdapat bagian-bagian yang berdampingan, dan kebun-kebun anggur, tanaman-tanaman dan pohon korma yang bercabang dan yang tidak bercabang, disirami dengan air yang sama. Kami melebihkan sebahagian tanam-tanaman itu atas sebahagian yang lain tentang rasanya. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berfikir." [QS. Ar-Ra`d ayat 13]

Buah kurma memiliki kandungan 50 persen gula dan dagingnya terdiri dari fruktosa dan glukosa yang memiliki kalori yang tinggi. Hal ini membuat kurma menjadi mudah untuk dicerna, selain itu kandungan gulanya juga dapat menenangkan saraf yang gelisah serta memberikan rasa aman pada kejiwaan.

Itulah beberapa buah-buahan dari surga yang dapat kita jumpai di sekitar kita. Namun, jika dibandingkan dengan buah surga, buah di dunia ini tentu tidak ada apa-apanya. Namun, itu adalah sebuah karunia dan kekuasaan Allah SWT. Untuk itu, marilah kita senantiasa bersyukur atas nikmat dan karunia yang telah Allah berikan kepada kita semua agar kita tidak temasuk dalam golongan orang-orang yang kufur.
Sumber : http://www.makintau.com

Para Penghuni Surga Dan Tanaman Surga

Kurma , Salah satu tanaman Surga



Bagaimana Pohon & Tanaman di Surga serta Naungannya
Allah Berfirman :
Dan golongan kanan, alangkah bahagianya golongan kanan itu.
Berada di antara pohon bidara yang tak berduri, dan pohon pisang yang bersusun-susun (buahnya), dan naungan yang terbentang luas, dan air yang tercurah, dan buah-buahan yang banyak,
yang tidak berhenti (berbuah) dan tidak terlarang mengambilnya.
(QS. Al-Waqi'ah : 27-33)
"Kedua Surga itu mempunyai pohon2an dan buah2an"
(QS. Ar-rahman : 48)
"Didalam keduanya ada bermacam-macam buah2an dan kurma serta buah delima"
(QS. Ar-Rahman :68)
Kalau anda bertanya di surga terdapat buah pisang, kurma dan buah delima, ya memang buah2an disurga mirip dan hampir sama dengan buah di dunia, hanya saja buah kurma, delima & pisang di surga jauh lebih lezat dan nikmat, berbeda dengan buah kurma dan delima yang ada di dunia.
Dari Abu Hurairah رضي الله عنه , Rasulullah ﷺ bersabda :
"Allah Berfirman : 'Aku sediakan untuk hamba2-Ku yg shaleh sesuatu yg tidak terlihat mata, tidak terdengar telinga dan terlintas di benak manusia'. Bacalah bila kalian mau :
"Tak seorangpun mengetahui berbagai nikmat yg menanti, yg indah dipandang sebagai balasan bagi mereka atas yg mereka kerjakan"
(QS. As-Sajdah : 17)
Sedangkan Makna dari " Dan naungan yang terbentang luas"
Di surga terdapat sebuah pohon, penunggang (kuda) berjalan di bawah nanguannya selama 100 tahun namun tidak juga melintasinya. Bacalah jika kalian mau :
"Dan naungan yg terbentang luas" (QS. Al-Waqiah : 30)
Diriwayatkan dari Anas bin Malik رضي الله عنه , Rasulullah ﷺ bersabda :
"Di surga terdapat sebuah pohon, penunggang kuda berjalan di bawah naungannya selama 100 tahun namun tidak juga melintasinya"
(HR. Bukhari-Muslim)
Berkata Abu Hurairah رضي الله عنه dari Rasulullah ﷺ :
"Kalau ada seorang penunggang kuda dan berjalan dan mengitari pohon di surga maka selama 100 tahun ia tidak akan tuntas mengitari pohon tersebut hingga ia tua, Allah sendiri yang menanam pohon tersebut dengan tangan-Nya, dan meniupkannya, Pohon tersebut berasal dari tembok surga, dan sungai disurga memancar dari pohon tersebut".
Ibnu Abbas رضي الله عنه berkata :
"Batang pohon di surga besarnya apabila seseorang berjalan dengan kuda maka tidak akan melewatinya selama 100 tahun, penghuni surga berdatangan menuju pohon tersebut dan mengobrol satu dengan yang lainnya di bawah naungan pohon tersebut, sebagian mereka kangen terhadap hiburan seperti di dunia, lalu Allah mengutus angin dan menggerak gerakan pohon tersebut kemudian pohon tersebut memberikan semua hiburan yang pernah ada di dunia".
Dari Abu Hurairah رضي الله عنه, Rasulullah ﷺ bersabda :
"Tidak ada satu pohon pun di surga kecuali batangnya dari emas"
(HR. Tirmidzi)
Dari Abu Said Al-Khudri رضي الله عنه, berkata :
"Seseorang bertanya kepada Rasulullah ﷺ: "Apa itu thuba?", Beliau bersabda : " Thuba adalah pohon di surga, besarnya perjalanan selama 100 tahun, pakaian penghuni surga, di produksi dari kelopak bunganya"
(HR. Ahmad)

Pohon Tuba, Salah Satu Tumbuhan di Surga



Gambar Ilustrasi
























Surga merupakan tempat impian yang senantiasa diinginkan oleh semua orang. Tempat yang dilimpahi dengan kenikmatan dari Allah SWT ini kelak akan dihuni oleh hamba-hamba-Nya yang beriman dan bertakwa serta senantiasa mengerjakan amal shaleh selama hidup di dunia.

Ada begitu banyak hal yang Allah jabarkan mengenai gambaran surga di akhirat kelak dalam Al-Qur’an. Selain kenikmatan tiada tara yang akan diperoleh penghuninya, Allah juga menjelaskan bahwa di surga kelak ada aneka tumbuhan yang  salah satunya adalah pohon tuba.


Pohon tuba merupakan salah satu bentuk kekuasaan Allah SWT yang ditunjukkan kepada hamba-Nya yang menjadi penghuni surga kelak. Lantas bagaimanakah sebenarnya rupa dan penjelasan dari pohon tuba yang terdapat di surga ini? Berikut informasi selengkapnya.

Pohon tuba merupakan pohon yang sangat besar dan luas. Bahkan dikatakan dalam sebuah riwayat bahwa untuk melewatinya dari sisi kiri dan sisi kanan, seseorang membutuhkan waktu 100 tahun perjalanan dengan menggunakan kendaraan kuda yang super cepat. Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAW, beliau bersabda:

"Sesungguhnya di dalam surga ada sebuah pohon. Jika orang yang berjalan dengan mengendarai kuda yang berlari cepat selama 100 tahun, dan tidak akan putus naungannya (ketika mengelilinginya). " (HR Bukhari dan Muslim)

Tidak hanya terbentang luas, pohon tuba juga memiliki air yang tercurah serta buah yang banyak. Hal tersebut dijelaskan oleh Allah SWT dalam firman-Nya:

"Dan naungan (pohon) yang terbentang luas. Dan air yang tercurah. Dan buah yang banyak. Yang tidak berhenti (buahnya) serta tidak terlarang mengambilnya." (QS. al-Waaqi'ah: 30-33).

Menurut Ibnu ‘Abbas Radhiyallahu Anhuma, ia berkata :
“Naungan yang panjang di surga itu hanya sebatang pohon. Panjang naungannya membutuhkan waktu perjalanan seratus tahun bagi pengendara yang paling cepat. Naungannya meliputi semua arah. Semua penghuni surga berdatangan menuju pohon tersebut (untuk bernaung). Mereka bercakap-cakap di bawah naungannya. Sebagian dari mereka ada yang menginginkan permainan seperti yang ada di dunia. Kemudian Allah Subhanahu Wata’ala. mengirimkan semilir angin dari surga. Pohon itu pun bergerak dengan segala bentuk mainan yang ada di dunia. (HR. Ibnu Abi Hatim dalam Tafsirnya).

Tidak hanya memberikan naungan kepada para penghuni surga, ternyata pohon tuba ini juga dapat mengeluarkan pakaian-pakaian bagi para penghuni surga. Hal tersebut sesuai dengan hadist Rasulullah SAW:

Dari Abu Sa’id Al-Khudzri Radhiyallahu Anhu berkata: Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda:
"TUBA, adalah sebuah pohon disyurga yang besarnya sepanjang perjalanan seratus tahun. Pakaian pakaian ahli syurga keluar dari tangkai-tangkainya". [HR.Ibnu Jarir, Ibnu Hibban, Ahmad, di shahihkan oleh Imam Ibnu Hibban, dihasankan oleh Al-Albani (As-Shahihah: 1985)].

Demikianlah informasi mengenai pohon tuba, salah satu tumbuhan yang ada di surga kelak. Pohon yang sangat besar dan luas serta dapat memberikan naungan kepada semua penghuni surga. Semoga kelak kita dapat merasakan nikmatnya bernaung di bawah salah satu kekuasaan Allah SWT ini.

Sumber : http://www.infoyunik.com
 
Copyright © 2014. BukaBaju Template - Design: Gusti Adnyana